Tuesday, April 8, 2008

Armada

Kalo dengar kata armada yang tepikir pasti kendaraan. Bus, angkot atau ekspedisi. ”Perusahaan kurir Si Jono punya armada hingga 20 unit”.

Tapi pernah gak lihat orang naik motor dengan membawa barang kotak-kotak hingga lebih besar dari motornya? Ada yang isinya donat, snack (cemilan), baju, sepatu dll. Buat yang tinggal di Jakarta pasti hal itu tidaklah asing.

Dulu saat saya jualan donat saya pernah menyaksikan hal yang luar biasa ini. Saya ambil donat dari produsen di daerah Kupar, belakang Kawasan Industri Pulo Gadung, dekat pabrik motor Yamaha. Tempatnya masuk gang. Memang hanya motor yang bisa lewat.

Saya biasanya ke sana 2-3 hari sekali. Karena memang donatnya hanya tahan 3 hari. Artinya hari ke 3 udah gak enak. Saya sich cumah ambil 2-3 kotak. Saya biasanya ambil setelah pulang kerja. Paginya saya jual di kantor. Lumayan. Karena kantor saya di Tipar Cakung jarang ada penjual.

Saat saya mengambil donut, saya melihat mereka yang juga mengambil donut. Hingga puluhan kotak. Ya itu tadi, yang naik motor tapi gak kelihatan orangnya karena ketutup donat. Luar biasa. Donut tidak berhenti digoreng, adonan tidak berhenti dibuat, dan motor tidak berhenti datang mengambil donutnya. Harganya kalo tidak salah 500 untuk semua kecuali keju 600.

Wah, luar biasa armadanya. Dan yang lebih luar biasa, semua armada tersebut adalah konsumen (bukan karyawan) produsen tadi. Mereka semua bayar cash.

No comments:

Post a Comment